
DPR RI memuji inisiatif dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang meninjau kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk efisiensi energi.
Sebagaimana langkah itu diambil di tengah harga minyak dunia melonjak di atas USD 100 per barel akibat dinamika geopolitik global.
Harga minyak dunia kini menembus USD 100 per barel, melebihi asumsi APBN 2026 sebesar USD 70 per barel, sehingga menekan fiskal negara dan konsumsi BBM.
Maka Pemerintah meninjau WFA sebagai cara mengurangi konsumsi BBM dan impor energi, selain menghemat pengeluaran masyarakat
Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Golkar, Alfons Manibui, memuji inisiatif tersebut sebagai pendekatan strategis untuk ketahanan energi nasional.
Ia menekankan pentingnya manajemen permintaan energi, bukan hanya pasokan, serta tinjauan komprehensif agar tetap adaptif dan produktif.
WFA dinilai bisa mitigasi risiko, dorong transformasi energi berkelanjutan, dan ubah perilaku konsumsi masyarakat.
Alfons juga mendorong pemerataan kebijakan ke daerah seperti Papua Barat.